Senin, Maret 02, 2009

MENUNGGUMU

memperhatikan detik jam
mendendangkan dua nada bergantian
dengan tempo yang seirama
mendengar detik berselang
berseling dengan dengus napasku
sesekali aku menghela
sedikit udara kutelan lewat rongga
terus-terus kuperhatikan detiknya berjalan
mengapa pelan ?
terdiam sejenak
membayangkan engkau pun disana gelisah
sesekali kau pun menghela
menarik udara, mengembuskannya lagi
sembari memperhatikan detik jam
sudah lima malam
tak kunjung berakhir
detik jam tetap mendendangkan dua nada bergantian
dengan tempo yang tetap seirama
aku masih menghela
terasa lama...


mdn-060209

Tidak ada komentar:

Posting Komentar