adalah satu rasa pada malam ini
berdesir-desir diantara sunyi
ada yang menggantung , nyaris jatuh
senyumku pahit menatapmu
kutahan hati ini
menggumankan satu kata tak bersuara
bibirku berucap
"aku rindu pak"
mdn;12-06-2009
3 1/2 thn kepergian mu 12.12.2005 - 12.06.2009
Jumat, Juni 12, 2009
ma, aku mencintai mu
ada gurat di wajahmu
diantara tatap matamu
ada gurat di senyummu
makin jelas ketika kau tersenyum
ada gurat di tanganmu
makin hangat ketika kau genggam aku
ada gurat di telapak kakimu
tetap tegar menjaga aku
aku menjadi semakin cinta kepadamu
bukan karna kau kini sendiri
tapi karena Tuhan telah ijinkan aku
masih memilikimu hingga kini
takkan terbalas apapun darimu
tetes keringat,
tetes airmata,
tetes rindu,
tetes kepedihan
semua itu adalah kemuliaan yang pernah aku terima
tak terbalas oleh apapun
ma, aku mencintaimu
mdn; 12-06-2009
diantara tatap matamu
ada gurat di senyummu
makin jelas ketika kau tersenyum
ada gurat di tanganmu
makin hangat ketika kau genggam aku
ada gurat di telapak kakimu
tetap tegar menjaga aku
aku menjadi semakin cinta kepadamu
bukan karna kau kini sendiri
tapi karena Tuhan telah ijinkan aku
masih memilikimu hingga kini
takkan terbalas apapun darimu
tetes keringat,
tetes airmata,
tetes rindu,
tetes kepedihan
semua itu adalah kemuliaan yang pernah aku terima
tak terbalas oleh apapun
ma, aku mencintaimu
mdn; 12-06-2009
hati seluas samudra
jika aku mengibaratkan pantai adalah rumahku
pasir putih ini adalah teras rumahku
buih-buih samudra adalah tamuku
jika aku berdiri disini
menyeruput wangi samudra
betapa damainya aku kini
lapang niat hatiku
menerima dan ikhlaskan dunia
entah dia meluka
entah dia menjerit
entah dia berteriak
entah dia menghina
entah dia memuja
entah dia menangis
entah dia diam
aku tegar berdiri disini
Tuhan,
ijinkan Kau memberiku
hati seluas samudra
agar apapun yang kurasa kini
adalah damai daripadaMu saja
mdn;12-06-2009 21.52 wib disalah satu sudut kamar kami
pasir putih ini adalah teras rumahku
buih-buih samudra adalah tamuku
jika aku berdiri disini
menyeruput wangi samudra
betapa damainya aku kini
lapang niat hatiku
menerima dan ikhlaskan dunia
entah dia meluka
entah dia menjerit
entah dia berteriak
entah dia menghina
entah dia memuja
entah dia menangis
entah dia diam
aku tegar berdiri disini
Tuhan,
ijinkan Kau memberiku
hati seluas samudra
agar apapun yang kurasa kini
adalah damai daripadaMu saja
mdn;12-06-2009 21.52 wib disalah satu sudut kamar kami
Langganan:
Postingan (Atom)