sepenggal hati ini sulit untuk dibagi
namun mengapa ia merasa terbagi?
ah selongsong peluruh menembak sanubari
hancur terburai duka
sepenggal hati sudah terbagi
memburaikan pedih
luka itu telah menganga
entah kapan kering
Selasa, Mei 19, 2009
Kamis, Mei 14, 2009
SENDIRI
mataku menari-nari menatap lama
merekah senyum mereka
hanyut dalam gelak canda
berulang kali mataku menari-nari menatap yang lain
masih sama
mereka masih menyunggingkan suka
masih berulang-ulang mataku menari-nari menatap yang lain lagi
tetap sama
masih sama
kali ini lebih bahagia
oh hanya aku saja yang sendiri disini
tak pernah merasakan gelak canda
tawa sukacita bersama-sama
karena takdir ku
telah mengikuti ku untuk menyendiri di sini
hanya cukup menahan kerinduan yang amat sangat
untuk berkumpul seperti mereka
dalam gelak canda ria
r e u n i
merekah senyum mereka
hanyut dalam gelak canda
berulang kali mataku menari-nari menatap yang lain
masih sama
mereka masih menyunggingkan suka
masih berulang-ulang mataku menari-nari menatap yang lain lagi
tetap sama
masih sama
kali ini lebih bahagia
oh hanya aku saja yang sendiri disini
tak pernah merasakan gelak canda
tawa sukacita bersama-sama
karena takdir ku
telah mengikuti ku untuk menyendiri di sini
hanya cukup menahan kerinduan yang amat sangat
untuk berkumpul seperti mereka
dalam gelak canda ria
r e u n i
KILAT
Percikan menyambar-nyambar di langit siang tatkala gemuruh bersahut-sahutan mengguncangkan dada memekakan telinga.ada rasa takutku.ketika cahaya itu bergantian muncul di jendelaku.takut yang amat sangat.yang tak biasa
Send from my BlueBerry®
Send from my BlueBerry®
Langganan:
Postingan (Atom)